Latest Post

Fungsi Fitur 'Overdrive' di Mobil Matik

Written By HUSNI ZULFIKAR on Sabtu, 19 November 2016 | 20.37

Fungsi Fitur 'Overdrive' di Mobil Matik


Bagi pengguna mobil transmisi matik, tentu Anda sering menemukan fitur overdrive atau sering disebut O/D OFF yang kerap muncul pada odometer mobil. Namun, meski sering muncul, terkadang pengguna mobil tidak mengetahui secara pasti fungsi dan kegunaan fitur tersebut.
Menurut Budi Setiyawan, Kepala Bengkel Auto2000 Cempaka Putih, Jakarta Pusat, fitur overdrive tersebut berfungsi untuk memaksimalkan kecepatan mobil matik. "Umpamanya ada di kendaraan matik tertentu, misalkan kurang optimal tenaga mesinnya, nah dengan adanya fitur itu, mobil mendapatkanspeed tambahan ketika dinyalakan," kata Budi kepada VIVA.co.id, Jumat, 9 eptember 2016.
Ia mengatakan, fitur ini bertugas untuk membantu menurunkan posisi gearserta membuatnya tidak naik lagi, sehingga perputaran mesin dan torsinya meningkat. "Dengan fitur overdrive, maka mobil akan mulus menanjak tanpa perlu ancang-ancang saat sedang menanjak," ujar dia.
Jadi, kata dia, saat menanjak dan memindahkan gear ke posisi Drive (D), cukup menekan tombol overdrive, maka mobil akan mendapatkan kecepatan tambahan. "Pengaktifannya juga mudah, hanya dengan menekan tombol yang terdapat pada gagang persneling, lalu akan mulai beroperasi," tutur dia.
Namun, kata dia, saat ini banyak mobil yang menggunakan teknologi yang lebih canggih dengan menggunakan transmisi otomatis terbaru dilengkapi dengan fitur Triptonik (+/-) atau mode L, untuk mencegah transmisi pindah ke posisi maksimal saat menanjak. "Fitur overdrive ini kalau di kami ada di Toyota Vios yang dulu," ujar dia.
 
sumber,viva.co.id

Tiga Cara Bikin Kampas Kopling Panjang Usia

Written By HUSNI ZULFIKAR on Senin, 12 September 2016 | 22.31

Tiga Cara Bikin Kampas Kopling Panjang Usia

 Sama seperti part lainnya, kampas kopling juga memiliki masa pakai. Jika kampas kopling semakin tipis, tentu mobil tak akan nyaman dikemudikan.
Ternyata, kampas kopling memiliki usia normal pemakaian empat tahun. Namun, tak sedikit pemilik kendaraan yang mengganti kampas kopling lebih cepat dari usianya karena pemakaian atau gaya dalam berkendara.
Sebenarnya ada tiga hal yang bisa dilakukan para pemilik mobil untuk memperpanjang usia pakai kampas kopling. Dilansir AstraWorld, Senin, 5 September 2016, cara pertama yang bisa diterapkan adalah tidak terlalu sering menerapkan gaya setengah kopling saat berkendara. Umumnya cara ini dipakai saat mobil melaju di tengah macet atau tanjakan. Efeknya, kampas kopling jadi mudah aus.
Akibatnya, kampas kopling akan menempatkan 'diri' menjadi part yang tingkat gesekannya sangat keras. Itulah sebabnya permukaan kampas kopling akan lebih cepat terkikis.
Cara kedua, perhatikan saat melepas pedal kopling. Kampas kopling akan jauh lebih awet apabila ketika melakukan perpindahan transmisi, kita tidak melepaskan pedal kopling secara menghentak. Lepaskan saja dengan perlahan-lahan.
Sementara cara ketiga, penggunaan gigi transmisi harus sesuai dengan kecepatan kendaraan. Maksudnya, jangan terbiasa menggunakan gigi tinggi bila kecepatan mobil rendah. Kebiasaan ini masih sering dilakukan pengendara. Misalnya, menggunakan gigi empat pada saat kecepatan kendaraan hanya 20 kilometer per jam.

sumber,viva.co.id

Ini Fitur Defogger pada Mobil, Apa Fungsinya?

Ini Fitur Defogger pada Mobil, Apa Fungsinya?

Meski akrab dan kerap mengendarai mobil, banyak pemilik kendaraan yang tidak mengetahui fungsi fitur-fitur yang menempel pada tunggangannya. Salah satunya adalah tombol defogger. Tombol yang berlogo seperti embun ini selalu menempel pada bagian dekat setir mobil.
Bukan hanya pemilik yang baru pertama kali memiliki mobil saja yang bingung fungsi dari defogger itu. Tapi, pemilik mobil yang sudah cukup lama menggunakan mobil pun sering kedapatan bingung dengan tombol itu. Lantas apa sebenarnya fungsi tombol defogger pada mobil?
Menurut Budi Setiyawan, Kepala Bengkel Toyota Auto2000 Cempaka Putih, Jakarta, defogger memiliki fungsi yang cukup penting pada mobil, terlebih jika dibesut pada saat hujan. 
"Fungsinya yaitu untuk memberikan energi panas agar kabut yang berada di kaca mobil hilang dan tidak menghalangi pandangan pengendara," ujar dia saat berbincang dengan VIVA.co.id, di Jakarta, Selasa, 6 September 2016.
Budi mengatakan, cara pengaktifan defogger biasanya manual. Letak defogger biasanya berada di dekat setir mobil, untuk memudahkan penggunanya. Agar pengoperasian dapat optimal, Budi menganjurkan agar defogger dilakukan perawatan dengan baik.
Kata Budi, defogger sendiri terdapat dua jenis, yakni dengan menggunakan udara dan juga elektrik. Pada bagian kaca depan, biasanya defogger memanfaatkan udara yang masuk dari ventilasi mobil yang berada di bagian dasbor. Sedangkan pada bagian belakang mobil, menggunakan defogger elektrik, dan alatnya terletak di bagian kaca belakang.
"Biasanya terletak di bagian belakang mobil, di bagian kaca belakang terdapat garis-garis seperti kawat dengan yang tipis sebagai penghantar energi listrik atau panas," kata Budi.
sumber,viva.co.id

Mengenal Fitur Paddle Shift pada Mobil

Mengenal Fitur Paddle Shift pada Mobil

erobosan demi terobosan kerap dilakukan berbagai produsen kendaraan agar produknya semakin melek terhadap teknologi. Setidaknya dengan upgrade teknologi, produsen akan mendapatkan nilai lebih dari konsumennya.
Salah satu teknologi terbaru dan sempat populer akhir-akhir ini yaitu penggunaan paddle shift pada mobil. Sejatinya, teknologi ini berawal dari penggunaan sistem mobil pada dunia balap, seperti Formula 1 dan juga reli dunia. Bukan hanya terdapat pada mobil balap saja, penyematan fitur ini di beberapa mobil biasa juga untuk memberikan sensasi layaknya kendaraan balap dan tentunya mengundang konsumen agar tertarik.
Namun sayangnya, sampai saat ini masih banyak yang belum begitu paham bagaimana cara menggunakannya dan cenderung dibiarkan menganggur.
Menurut Budi Setiyawan, Kepala Bengkel Toyota Auto2000 Cempaka Putih, Jakarta, kegunaan paddle shift sendiri merupakan perpindahan transmisi mobil matik ke manual sesuai yang diinginkan pengendara. "Kegunaannya untuk memilih transmisi mobil secara manual di matik, sehingga dapat memindahkan transmisi mobil matik secara manual," kata Budi saat berbincang dengan VIVA.co.id, Selasa 6 September 2016.
Dia menjelaskan, paddle shift bisa digunakan saat transmisi matik tak memungkinkan untuk menerabas yang ada di depannya. "Misalnya, kalau mobil matik butuh waktu saat menyalip mobil, seolah-olah digas tidak adapower-nya, ngempos dan lama naiknya, nah saat itu tepat digunakan paddle shift, yang tadinya matik jadi manual, sehingga tenaga jadi disalurkan lebih baik," ujar dia.
Selain itu, menurutnya, dengan adanya paddle shift, akselerasi mobil akan lebih cepat sesuai dengan keinginan pembesutnya. "Tapi kekurangannya, konsumsi bahan bakar tentunya akan lebih boros dari sebelumnya," tutur dia.

sumber,viva.co.id

Kaca Jendela Mobil Tiba-tiba Ngadat, Jangan Panik

Kaca Jendela Mobil Tiba-tiba Ngadat, Jangan Panik

Sering terjadi pada pengguna mobil lawas jika kaca jendela mobil menimbulkan suara berdecit saat dibuka atau ditutup. Hal itu disebabkan dari kotoran yang sudah menumpuk pada celah karet kaca, sehingga membuat pergerakan kaca masuk dan keluar itu terganggu.
Menurut Ikim punggawa bengkel power window Subur Jaya di Joglo, mengatakan, kalau masih bisa dibuka tutup hanya suaranya saja yang berisik berarti banyak kotoran menumpuk pada celah karet. Kecuali jika sampai tidak bisa dibuka itu berati ada masalah pada dynamo power windownya.
Ia menambahkan, kalau untuk sekadar mengangkat debu atau kotoran yang menempel bisa menggunakan kanebo atau lap basah. “Yang jelas saat dibersihkan karet kaca jangan terlalu diregangkan agar tidak rusak,” ujarnya saat berbincang dengan VIVA.co.id.  
Setelah kotoran dirasa sudah bersih bisa langsung menyemprotkan cairanpower window yang aman untuk bahan karet. “Setelah disemprot bisa diratakan dengan jari dan kaca dinaikturunkan agar cairan tersebut merata,” katanya.
"Berbagai bentuk cairan kimia seperti silicone spray memang bisa melancarkan pergerakan kaca saat buka tutup. Tapi perhatikan cairan kimianya, apakah aman untuk bahan karet, karena kalau tidak, karet mudah menjadi keras atau retak-retak," ujarnya.
Terlebih menggunakan cara singkat, seperti melumassi pelipit kaca dengan oli. “Jangan pernah membersihkan atau melumasi pelipit karet dengan oli. Memang sebentar saja akan membuat lancar. tapi oli akan merusak karet dalam jangka waktu lama,” katanya.
sumber,viva.co.id