Latest Post

Pentingnya Downpipe Saat Memodifikasi Turbo

Written By HUSNI ZULFIKAR on Kamis, 09 Februari 2017 | 20.20

Pentingnya Downpipe Saat Memodifikasi Turbo

Penggunaan komponen turbo untuk meningkatkan performa kendaraan dapat menjadi opsi yang menarik. Namun memodifikasi turbo pada kendaraan memerlukan berbagai macam penyesuaian.
Dimana penggantian komponen lain bisa saja diperlukan, seperti downpipe knalpot. Downpipe knalpot sendiri merupakan komponen yang menghubungkan header dengan ujung saluran pembuangan.
Untuk kendaraan harian, downpipe sendiri tidak memberikan pengaruh cukup besar pada performa mesin. Akan tetapi, fungsi downpipe akan berbeda apabila kendaraan dipasangkan komponen turbo.
Guna menunjang kinerja turbo, downpipe haruslah memiliki desain yang sesederhana mungkin atau tanpa banyak kelokan. Mengapa begitu? Layaknya pompa, komponen turbo yang memanfaatkan aliran udara buang membutuhkan pasokan yang lancar.
Ini artinya apabila downpipe dipenuhi kelokan, aliran udara akan terhambat atau tertahan. Kipas pada turbo yang berputar akibat dorongan udara pembuangan akan berputar tidak maksimal.

Lindungi Interior Mobil dengan Tudung Khusus

Lindungi Interior Mobil dengan Tudung Khusus


Menjaga penampilan mobil agar selalu tampil prima sudah tentu menjadi keinginan semua pemilik kendaraan. Salah satu opsi yang dapat dipilih yakni dengan menggunakan tudung kendaraan. Tudung kini hadir dalam berbagai bentuk dan material yang memiliki kelebihan beragam.
Jika berencana meninggalkan kendaraan dalam waktu lama, ada baiknya mobil dibungkus dengan tudung tersebut. Mengapa begitu? Tudung khusus mobil akan melindungi dari kotoran seperti debu. Debu yang menumpuk pada komponen kendaraan berisiko mempercepat proses karat. Selain itu, risiko baret karena terkena debu besar yang tertiup angin dapat saja terjadi.
Penggunaan tudung khusus mobil pun dapat melindungi cat mobil dari pengarih sinar ultraviolet. Pasalnya, cat mobil yang terus menerus terkena sinar ultraviolet secara langsung akan lebih cepat pudar dari biasanya. Selain eksterior, penggunqan tudung juga akan melindungi interior dari terpaan sinar ultraviolet. Sama halnya dengan bodi, komponen interior seperti dashboard juga berisiko cepat kusam atau memudar warnanya.
Dampak lainnya dari penggunaan tudung khusus mobil adalah perlindugan dari suhu ekstrem lingkungan. Tanpa tudung, kendaraan akan benar-benar terpanggang oleh matahari saat siang hari. Hasilnya, suhu interior akan sangat tinggi dan berisiko merusak komponen di dalamnya. Belum lagi waktu pendiginan menggunakan AC akan menjadi lebih lama.
Terakhir adalah perlindungan dari kotoran hewan seperti burung. Kotoran hewan yang menempel akan mengikis lapisan pelindung cat bodi dan kaca karena sifatnya yang koroaif. Yang paling mengerikan adalah ketika kotoran tersebut mengering, selain akam sulit dibersihkan, kuman yang terkandung di dalamnya dapat terbang tertiup angin.

Mengganti Satu Ban Dapat Pengaruhi Kinerja Mobil

Mengganti Satu Ban Dapat Pengaruhi Kinerja Mobil


 Mengganti satu ban lama dengan baru ternyata akan mempengaruhi kinerja kendaraan.
Pengaruhnya tak hanya berdampak pada usia pakai ban baru, namun juga komponen lain seperti sistem supensi, rasio gigi dan transmisi.
Namun, apabila penggantian satu ban diperlukan, ada baiknya memperhatikan beberapa hal berikut.
Hal pertama adalah memasang ban baru di bagian belakang. Ban baru tentunya akan memiliki pola tapak lebih dalam ketimbang yang lama.
Jika diletakkan di belakang, mobil akan mencengkram jalanan lebih baik, sehingga kendaraan menjadi stabil.
Hal kedua adalah memasangkan ban baru dengan ban lama yang masih memiliki pola tapak cukup dalam.
Risiko mobil terpelintir, khususnya saat kondisi hujan bisa saja terjadi apabila ban lama yang dipasangkan tak memiliki pola tapak baik.
Dari keseluruhan hal di atas, yang paling terpenting adalah mengganti keseluruhan ban dalam satu waktu.
Kerugian akibat penggantian ban lama yang masih bagus akan setimpal dengan menjaga keselamatan Anda.

Tanda-tanda Power Steering Mengalami Kegagalan

Tanda-tanda Power Steering Mengalami Kegagalan


 Adanya fitur power steering tak dapat dipungkiri sangat membantu dalam berkendara. Fitur tersebut mampu meringankan kemudi agar dapat diputar lebih ringan.
Seiring waktu, komponen ini dapat mengalami kegagalan. Biasanya kegagalan tersebut diawali dengan munculnya beberapa gejala yang dapat menjadi peringatan bagi Anda untuk segera memeriksanya.
Gejala pertama adalah munculnya suara aneh ketika memutar kemudi. Bisa jadi gejala ini disebabkan cairan yang dibutuhkan power steering kurang. Jika dibiarkan terlalu lama, seluruh sistem power steering dapat mengalami kerusakan fatal.
Munculnya suara aneh juga dapat terjadi ketika mobil baru dinyalakan. Saat kondisi tersebut, sirkulasi cairan dalam power steering akan mulai bekerja. Suara akan muncul ketika cairan tersebut berada dalam jumlah yang kurang.
Gejala lainnya yakni respon perputaran ban lambat, padahal kemudi sudah diputar seperti biasanya. Kegagalan power steering tak hanya membuat respon perputaran ban lambat, namun juga mengunci kemudi sehingga tak bisa diputar.

Perhatikan Hal Ini Sebelum Jumpstart Mobil

Perhatikan Hal Ini Sebelum Jumpstart Mobil


Melakukan jumpstart tak dapat dilakukan secara sembarangan. Soalnya, salah melakukan jumpstart, risiko kerusakan komponen aki hingga suku cadang lain dapat saja terjadi.
Jumpstart sendiri merupakan tindakan darurat menyalakan kendaraan dengan menghubungkan aki kendaraan lain menggunakan kabel. Sesuai pengertiannya, terdapat beberapa hal yang harus diperhatikan sebelum melakukan jumpstart.
Hal pertama yaitu memarkirkan kedua kendaraan dalam jarak aman dengan posisi transmisi parkir dan direm tangan. Kemudian periksa voltase kedua aki, pastikan spesifikasinya sama, serta lihat kondisi aki. Apabila aki dalam kondisi kurang baik seperti adanya retak atau pecah, jangan lakukan jumpstart karena berisiko meledakkan aki.
Langkah selanjutnya adalah melepaskan perangkat elektronik yang terhubung ke mobil, seperti charger telepon genggam. Tindakan itu diperlukan untuk menghindari perangkat konslet. Tak lupa, matikan pula fitur elektronik seperti pendingin kabin dan lampu depan agar tak membebani aki.