Home » » Hasil Tes Suzuki Karimun Wagon R di Liga Irit 2014

Hasil Tes Suzuki Karimun Wagon R di Liga Irit 2014

Written By HUSNI ZULFIKAR on Selasa, 24 Maret 2015 | 07.26




Tidak ada yang istimewa pada mesin Suzuki Wagon R yang dibekali oleh Suzuki. Kendati demikian, dengan memiliki unit K10B 3-silin­der DOHC berkapasitas 998 cc, Wagon R dikalim mampu mereduksi BBM dengan baik. Mengapa demikian?

Mesin ini merupakan pengembangan milik Karimun Estilo dulu. Dimana mesin ini dapat mengkonsumsi BBM dengan baik lantaran karakteristik dari mesin 3-silinder yang memiliki tenaga besar diputaran bawah.

Sehingga Anda tidak membutuhkan putaran mesin tinggi untuk menjalankan Wagon R ini. Cukup menginjak pedal gas secara perlahan, Wagon R pun akan memberikan hasil konsumsi BBM yang baik. Alhasil, mobil ini sangat cocok digunakan di perkotaan.

Ketika melakukan pengetesan BBM dalam kota, kami sangat antusias Wagon R masuk dalam tiga besar Liga Irit 2014. Rute dalam kota ialah waktu dimana Wagon R untuk unjuk gigi, karena dengan tenaga yang mengisi di putaran mesin di bawah, di tambah dengan kondisi ‘stop and go’ di dalam kota, Wagon R bisa melahapnya dengan konsumsi BBM yang lebih irit dari kandidat lainnya.
Kabin sederhana mementingkan fungsionalitas
Hasilnya, Wagon R hanya membutuhkan bahan bakar RON 92 dari Pertamax sebanyak 9,02 liter, untuk pengetesan di dalam kota dengan jarak tempuh 102,73 km.

Jangan khawatir, de­ngan cara perilaku Anda dalam berkendara, karena Wagon R menyediakan gear shift indicator. Fitur ini berguna sekali sebagai indikator Anda dalam melakukan pergantian gear. Sehingga Anda dipandu untuk mereduksi penggunaan BBM.

Satu lagi yang mampu mengurangi penggunaan BBM pada Wagon R, yaitu bobotnya yang hanya 835 kg. Hal itu terlihat dari penggunaan material kursi yang sederhana. Bahkan pihak Suzuki menggunakan ban dengan lebar sangat kecil yakni 145/80 R13.

Sayang Wagon R memiliki desain yang me­ngotak, sehingga ia tidak bisa mengolah dengan baik hambatan angin ketika di jalan. Jika hal itu di revisi oleh pihak Suzuki, kami pun yakin catatan konsumsi BBM yang dimilikinya akan jauh lebih baik.
Mesin kecil cocok untuk perkotaanTransmisi manual ikut menyumbang efisiensi BBMGaya menyetir hemat BBM ditunjang indikator gear shift
Hal yang tersulit bagi Wagon R ialah melalui pengetesan luar kota. Karena rute perjalanan melalui Tol Purbaleunyi yang dihiasi dengan jalur pendakian, Wagon R pun harus menggunakan putaran mesin tinggi untuk bisa melalui lajur pendakian tersebut. Untuk melaju konstan di kecepatan 100 km/jam saja, ia memerlukan putaran mesin hingga 3.200 rpm.

Selain itu faktor penghambat untuk meminimalisir pengguna­an BBM ialah hambatan angin. De­ngan desain yang mengotak, Wagon R tidak dapat dengan baik membelah angin. Hasilnya Wagon R membutuhkan BBM sebanyak 21,71 liter dengan jarak perjalanan 342,81 km

Share this article :

0 komentar:

Posting Komentar