Home » » Perawatan Mobil Pasca Banjir

Perawatan Mobil Pasca Banjir

Written By HUSNI ZULFIKAR on Jumat, 27 Maret 2015 | 07.06



Banjir merupakan musibah alam yang kadang kita sendiri tidak siap-siap menghadapinya. Beberapa waktu belakangan, kota-kota besar di Indonesia seperti Jakarta mengalami banjir besar. Selain mengganggu aktivitas, banjir juga menyebabkan kerusakan pada kendaraan yang terkena banjir. Banyak pemilik mobil yang tidak sempat menyelamatkan mobilnya. Berikut ini beberapa langkah yang dapat Anda lakukan terhadap mobil yang terkena banjir:

1. Air adalah faktor utama yang merusak bagian kelistrikan kendaraan. Segera buka kap mesin, cabut hubungan arus listrik dari accu. Ini untuk menghindari agar tidak terjadi korsleting listrik. Akan sangat berbahaya jika Anda memaksakan menyalakan mobil jika unsur air masih ada di bagian kelistrikan mobil.

2. Pindahkan mobil dengan cara didorong. Jangan mencoba menyalakan mesin. Hal ini dapat menyebabkan korsleting serta air banjir akan terhisap masuk ke dalam mesin. Kerusakan biasa juga terjadi pada dinamo, biasanya menyerang komponen dinamo stater dan dinamo ampere. Kerusakan biasa juga terjadi pada komponen electric lainnya.

3. Untuk masalah rem, segera nonaktifkan rem parkir. Gunakankanlah batu sebagai pengganjal ban. Bisa juga dengan memasukkan persnelling ke gigi 1 (untuk mobil manual) atau posisi P (untuk mobil matic). Hal ini untuk menghindari kanvas rem melekat. Apalagi mobil yang masih menggunakan rem tromol, nanti ban mobil bisa slip/mengunci karena tertahan. Anda bisa melakukan pemeriksaan lain seperti:
-     Periksa kerja sistem ABS.
-          Periksa kondisi tie rod dan ball joint.  
-          Buka knalpot dan saringan udara. Jika di dalamnya ada air, segera bersihkan dan keringkan.
-          Pastikan mesin dapat berputar. Anda bisa melakukannya dengan memutar pully menggunakan kunci.
-          Periksa silinder dengan membuka busi. Nah, jika ada air, segera bersihkan dengan cara start engine dengan kondisi busi terbuka semua.
-          Periksa semua ECU, combination meter, tape, relay, dan fuse, serta semua konektor yang ada di dalam kabin. Anda bisa membersihkan/mengeringkan menggunakan blower/hair dryer.

4. Lakukan pengecekkan oli atau/minyak. Anda bisa mengecek oli mesin, transmisi, dan lainnya. Hal inii  karena kemungkinan oli atau minyak tersebut sudah tercampur air. Lakukan pengurasan oli/minyak secara menyeluruh dan ganti dengan yang oli/minyak baru.

5. Periksa semua bagian mobil, termasuk jok dan karpet juga bagian bawah. Bersihkan dan jemur dengan baik. Siapa tahu pula ada sampah nyangkut di bagian mesin/bawah mobil. Jamur akan segera tumbuh jika bagian interior tidak segera dibersihkan (ini untuk sementara, walaupun Anda mungkin nanti akan menggantinya dengan yang baru.

6. Untuk pemeriksaan lanjutan, segera bawa mobil Anda ke dealer resmi atau bengkel terdekat (jika memungkinkan mobil dikendarai/diderek). Kendaraan yang sudah menggunakan ECU sangat sensitif dan kemungkinan besar mengalami kerusakan akibat telah terendam banjir.  
Semoga tip ini bermanfaat dan selamat berkendara.
Share this article :

0 komentar:

Posting Komentar