Home » » Cara Mengganti Minyak Rem Mobil

Cara Mengganti Minyak Rem Mobil

Written By HUSNI ZULFIKAR on Minggu, 24 April 2016 | 08.38

Cara Mengganti Minyak Rem Mobil

Cara Mengganti Minyak Rem Mobil- Minyak rem dalam sebuah rem cakram berfungsi sebagai penerus gaya dari tuas penekan ke kaliper untuk menekan kanvas rem (pad). Meskipun daya tahan dari minyak rem ini cukup lama namun tetap perlu dilakukan penggantian. Biasanya daya tahan minyak rem adalah 1 hingga 2 tahun. Untuk melakukanpenggantian minyak rem ini sebenarnya anda bisa melakukanya sendiri dirumah, karena memang cukup mudah.

Dalam penggantian minyak rem ini yang perlu diperhatikan adalah jangan sampai mengenai cat. Jika minyak rem mengenai cat segerah cuci dengan air bersih karena jika tidak cat bisa mengelupas. Nah untuk cara penggantian minyak rem perhatikan langkahnya sebagai berikut:

  • Buka terlebih dahulu tutup reservoir atau tabung cadangan
  • Kendorkan baut nepel yang berada di kaliper
  • Letakan wadah dibawahnya untuk menampung minyak rem
  • Setelah dirasa minyak rem keluar semua kencangkan lagi baut nepel
  • Isikan minyak rem yang baru dari reservoir
  • Jika sudah lakukan proses bleeding untuk membuang udara dari dalam sistem
  • Proses bleeding dilakukan dengan cara menekan pedal rem berulang kali kemudian ditahan
  • Dengan posisi pedal rem ditahan kendorkan baut nepel maka udara akan keluar
  • Lakukan proses ini berulang kali hingga tidak dijumpai lagi gelembung udara
Itulah cara untuk mengganti minyak rem pada mobil. Pada sepeda motor juga dilakukan dengan cara yang sama. Untuk melakukan proses bleeding anda harus mencari satu teman, karena dalam proses ini dibutuhkan dua orang untuk memompa pedal rem dan mengendorkan baut nepel. Proses bleeding ini sangat penting dilakukan, karena jika ada gelembung udara didalam sistem rem akan menyebebkan rem tidak pakem. Sifat udara yang kompresibel adalah alasanya.



Hampir semua mobil saat ini sudah menggunakan sistem injeksi dengan menggunakan sensor-sensor yang terintegrasi dengan perangkat komputer. Terkadang sering kita jumpai mobil dengan sistem injeksi yang RPM nya tiba-tiba naik sendiri padahal pedal gas tidak di injak. Tentu hal tersebut sangat membahayakan apalagi pada mobil-mobil matic. Lalu apa penyebabnya dan bagaimana cara mengatasinya?
Cara Mengatasi RPM Mobil Yang Naik Sendiri
RPM Mobil Yang Naik Sendiri
RPM atau putaran mesin yang tiba-tiba naik sendiri biasanya terjadi pada mobil yang jarang diservice. Hal tersebut dikarenakan kotornya beberapa komponen. Karena mobil dengan sistem injeksi ini bekerja berdasarkan sensor maka apabila salah satu sensornya ataupun aktuatornya bermasalah (kotor) maka akan berpengaruh pada kinerja engine. Berikut ini adalah beberapa penyebab RPM atau putaran mesin yang tiba-tiba naik sendiri:
1. Idle Speed Control (ISC) Bermasalah
Apabila terjadi kebocoran udara pada katup servo akibat adanya kotoran maka mengakibatkan putaran mesin akan naik. Hal ini dikarenakan tekanan udara yang masuk ke silinder diukur dengan MAP sensor yang kemudian di kalkulasi oleh ECU. Jadi jika ada penambahan udara, maka secara otomatis putaran juga akan ikut naik. Cara mengatasinya dengan melepas ISC kemudian semprot dengan cairan pembersih dan bersihkan dengan udara bertekanan.
2.  Air Flow Sensor Unit Kotor
Kurang menjaga kebersihan dari filter udara dan air flow sensor unit juga bisa menjadi salah satu penyebabnya. Untuk itu lakukan pembersihan secara rutin, khusus untuk filter udara lakukanlah penggantian secara berkala.
3. Selang vakum bermasalah
Selang vakum khususnya yang menuju MAP sensor jika tersumbat atau bocor juga bisa menyebabkan putaran mesin naik dengan sendirinya. Jika tidak percaya cobalah lepas selang MAP sensor dari intake manifold, maka otomatis putaran mesin akan naik dengan sendirinya. Untuk itu lakukan pengecekan pada selang tersebut pastikan tidak ada masalah.

Demikian tadi penyebab dan cara mengatasi jika RPM mobil anda tiba-tiba naik sendiri. Untuk mencegah hal tersebut terjadi maka lakukanlah service secara berkala.

sumber: tipstrickotomotif.blogspot.co.id

Share this article :

0 komentar:

Posting Komentar