Home » » Kenapa Tak Boleh Merokok Saat AC Nyala?

Kenapa Tak Boleh Merokok Saat AC Nyala?

Written By HUSNI ZULFIKAR on Minggu, 17 April 2016 | 05.22



Sering terpampang di sejumlah tempat gambar rokok dicoret, entah sebagai stiker, ataupun sebuah gambar timbul di mobil. Wanti-wanti untuk jangan merokok di dalam mobil pun sudah membudaya.
Alasannya, orang-orang umumnya akan bilang bahwa merokok dalam mobil bikin AC cepat rusak. Tapi bagaimana prosesnya?
Haji Rohim, pemilik Sejuk AC authorized dealer Denso, menjelaskan bahwa kerusakan itu melibatkan blower dan evaporator pada AC.


"Enggak boleh merokok dalam mobil karena nanti asapnya terhisap oleh blower, asap dari blower kan menempel di evaporator. Akibatnya, evaporatornya cepat kotor, cepat bau," ujarnya.
Blower sendiri merupakan benda semacam kipas yang beperan mengalirkan udara. Sementara itu, evaporator merupakan penyaring pada sistem AC, dan merupakan suku cadang yang bersifat slow moving alias vital dan tidak murah

Pewangi Kabin Mobil Ternyata Tidak Direkomendasikan

Pewangi Kabin Mobil Ternyata Tidak Direkomendasikan

Pewangi mobil banyak beredar di pasaran dengan berbagai merek dan tipe aroma. Satu alasan penggunaannya adalah untuk mengusir bau di dalam kabin mobil, entah karena keringat, atau bau rokok, makanan, dan sebagainya.
Namun ketika hal ini ditanyakan ke salah satu bengkel AC, ternyata pihaknya tidak merekomendasikan penggunaan wewangian tersebut."Kalau Denso tidak merekomendasi. 'Mobil saya kan bau, masa enggak pakai ini'. Alasannya (tidak rekomendasikan wewangian buatan) demi kesehatan kita," ujar Haji Rohim, pemilik Sejuk AC, dealer resmi Denso, di Jalan Raya Joglo, Jakarta.Wewangian buatan tersebut disadari sebagai benda dengan bahan kimia. Sementara itu, wewangian tersebut jika dipasang di kabin ber-AC akan meneruskan kandungan zat kimia yang ada karena adanya sistem sirkulasi udara.
"Sekarang gini, pewangi itu kan kimia. Kalau kimia itu kita hirup langsung kan bahaya, dalam tubuh kita. Ya ini lambat laun ya, enggak langsung. Efek jangka panjangnya ini kurang baik," kata Haji Rohim.Walau demikian, keputusan untuk menggunakan produk wewangian buatan di dalam mobil kembali kepada tiap-tiap konsumen."Selogan Denso kan AC sehat pasti dingin. Ya kalau masih dikasih parfum ya enggak sehat. Misalnya dia bilang, 'Kalau saya maunya begini', ya silahkan saja, kan kembali pada individu masing-masing. Tapi kalau ditanya, ya saya kasih tahu," ujarnya.

sumber: otosia.com

Share this article :

0 komentar:

Posting Komentar