Home » » Radiator Kepanasan? Begini Mengatasinya

Radiator Kepanasan? Begini Mengatasinya

Written By HUSNI ZULFIKAR on Kamis, 05 Mei 2016 | 05.34

Radiator Kepanasan? Begini Mengatasinya

 Gejala radiator kepanasan meski terdengar sepele, akan sangat mengganggu jika terjadi. 
Langkah awal apabila indikator suhu di mesin mobil menunjukkan terlalu panas, maka segera tepikan mobil di tempat yang aman dan teduh, lalu matikan mesin mobil, kemudian buka kap mesinnya.
Setelah itu diamkan mobil selama lebih kurang satu jam atau kira-kira sampai air radiator tidak terlalu panas. Dan jika dirasa air radiator sudah tidak terlalu panas, buka juga penutup radiatornya.
Alangkah bijaknya jika sebelum melakukan perjalanan sudah menyiapkan air bersih atau cairan pendingin radiator (radiator coolant).
Karena hal ini bisa sangat bermanfaat jika kondisi seperti tersebut di atas terjadi pada mobil Anda. Jika volume air radiator dirasa kurang, segera tambahkan air bersih atau cairan pendingin radiator.
Jika memutuskan untuk melakukan perjalanan kembali, periksa indikator suhu mesin dengan lebih intensif sepanjang perjalanan.
Dan apabila merasa ada beberapa hal yang berkaitan dengan radiator mobil membutuhkan pemeriksaan lebih lanjut, disarankan sebaiknya segera berhenti di bengkel resmi terdekat dan meminta kepada mekanik untuk melakukan pemeriksaan lebih lanjut.

Sudah Tahu Cara Cek Oli? Begini Triknya!


Sudah Tahu Cara Cek Oli? Begini Triknya!

Oli pada mobil sangat lah vital perannya. Untuk itu, sangat penting untuk memeriksa oli pada kendaraan secara berkala.
Pertama, pastikan mesin mobil dalam keadaan mati dan tidak panas. Bila baru mematikan mesin, tunggu beberapa menit untuk memastikan oli mobil dalam keadaan dingin dan oli sudah menetap di bagian bawah bak penampung oli.
Kemudian, buka Kap mesin. Pastikan Kap benar-benar terbuka lebar dan kokoh di posisinya. Pastikan kendaraan pada permukaan yang datar permukaan yang tidak dalam keadaan tidak rata
Lalu, buka tutup oli control ambil dipstik dan bersihkan menggunakan lap. Masukkan ke lubang oil control.
Dipstick biasanya terhubung ke tangki minyak di mesin, dan digunakan untuk menentukan berapa banyak minyak masih dalam tangki minyak.
Untuk memeriksa hal tersebut, pastikan dipstik dalam keadaan bersih. Kebanyakan dipstick sering terletak di dekat bagian depan mesin mobil. .
Masukkan kembali dipstick ke lubang kontrol oli. Hati-hati saat menempatkan dipstick kembali ke pipa terhubung ke tangki minyak. Dorong semua ke bawah sampai benar-benar dimasukkan kembali.

sumber:otosia.com
Share this article :

0 komentar:

Posting Komentar