Home » » Inilah yang Dimaksud Mengemudi Fokus dan Mengerti

Inilah yang Dimaksud Mengemudi Fokus dan Mengerti

Written By HUSNI ZULFIKAR on Sabtu, 25 Juni 2016 | 00.59

Berdasarkan data dari Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) sejak tahun 2011 – 2014 jumlah angka kecelakaan di Indonesia melebihi 100.000 kasus per tahun dengan puncaknya pada tahun 2012 dengan 117 ribu peristiwa kecelakaan.

Jumlah kematian terbanyak terjadi pada 2011 dengan 31.195 orang. Ini artinya setiap hari terdapat 85,5 orang tewas per hari atau setiap jam sekitar 3,6 orang mati.
Sepeda motor menjadi penyumbang terbesar dalam kasus kecelakaan di Indonesia. Korbannya kebanyakan berasal dari usia produktif. Kemudian timbul pertanyaan, bagaimana kita sebagai pengendara menyikapinya hingga bisa kembali ke rumah dengan selamat dan menjumpai anak-anak dan keluarga tercinta?
Perlu diingat, mengemudi merupakan sebuah aktivitas multi-tasking. Jalan raya sebuah fasilitas bersama dan nyaris tidak terbatas, siapa saja ada di sana, baik anak-anak, orang buta, orang gila, orang yang sedang stres bahkan orang mabuk dapat saja ada di sana.
"Saat yang sama mereka bisa saja di sekeliling Anda yang sedang mengemudi dengan tertib, mereka bisa dimuka, samping atau di belakang Anda. Fokus dan mengerti adalah 2 (dua) kata kunci utama keselamatan Anda di jalan raya," terang Jusri Pulubuhu dari Jakarta Defensive Driving Consulting (JDDC)
Inilah yang Dimaksud Mengemudi Fokus dan Mengerti

FOKUS
Pastikan kondisi kendaraan telah diperiksa dan yakin semuanya dalam kondisi layak jalan. Kondisi kendaraan yang siap membuat perjalanan nyaman, lancar dan pengemudi tidak stres.
Tinggalkan segala masalah baik mental atau fisik saat merencanakan dan mengoperasikan kendaraan bermotor. Hal ini terkait fisik seperti sakit, keseleo, dan sebagainya, akan membuat keterbatasan gerak dalam mengoperasikan kendaraan. Masalah keluarga, pekerjaan atau finansial yang berat akan mengurangi konsentrasi mengemudi. Di saat itulah kualitas safety Anda akan segera menurun.
Upayakan dengan maksimal untuk fokus dengan tugas mengemudi, hindarkan hal-hal yang mendistraksi konsentrasi
Inilah yang Dimaksud Mengemudi Fokus dan Mengerti

MENGERTI
Melihat tidak selalu linear dengan mengerti. Indikasi mengerti salah satunya, tidak mengerem mendadak, tidak melakukan manuver mendadak, tidak kaget atas kejadian yang ada dimukanya, pergerakan kendaraan walaupun tidak terlalu pelan selalu halus, bagi penumpangnya mereka merasa nyaman dikemudikan si pengemudi.
Pada bagian mengemudi defensive, mengerti adalah tindakan antisipatif. Ketika indera mata melihat sesuatu, maka pahami objek tersebut. Semisal mata melihat anak kecil di bahu jalan 50 meter di muka. Pahami ia hanya seorang anak kecil yang dapat bergerak atau memutuskan sesuatu dengan seketika tanpa berpikir panjang, bahkan menyeberang seketika melintasi badan jalan di muka Anda tanpa menghiraukan sesuatu yang buruk dapat terjadi.
Pengemudi yang selalu mengutamakan keselamatan, selain tertib berlalulintas ia memiliki pattern mengemudi antisipatif. Dalam artian selalu mengecek kaca-kaca spionnya, kemudian mengerti apa yang tertangkap dengan matanya, memastikan situasi belakang atau samping aman sebelum ia melakukan keputusan sebuah manuver.
“Saat bahaya di muka muncul, sebelum mengambil keputusan  mengerem atau menghindar, tindakan pengemudi yang harus dipahami ialah ia berada dimana dengan memastikan sisi belakang atau sampingnya aman atau tidak. Dari situ barulah keputusan terbaik dilakukannya. Ini adalah indikator mengerti,” jelas Jusri.

sumber:otosia.com
Share this article :

0 komentar:

Posting Komentar