Home » » Modifikasi Potong Elektroda Busi, Apa Efeknya?

Modifikasi Potong Elektroda Busi, Apa Efeknya?

Written By HUSNI ZULFIKAR on Rabu, 01 November 2017 | 22.25

Modifikasi Potong Elektroda Busi, Apa Efeknya?


Memodifikasi merupakan salah satu cara untuk mempercantik atau memperindah kendaraan. Biasanya modifikasi dilakukan setelah pemiliknya merasa ada yang kurang pada tampilan standar pabrik. Jika hasil modifikasi berhasil, tentu akan memberikan kepuasan tersendiri bagi pelakunya.
Namun apa jadinya jika yang dimodifikasi adalah komponen vital, busi misalnya. Untuk memodifikasi busi tidak boleh sembarangan karena terkait langsung dengan kinerja mesin, apalagi modifikasi busi dimaksudkan untuk mengejar performa ataupun durabilty.
Agar kendaraan lebih bertenaga, tidak sedikit pemilik kendaraan melakukan modifikasi pada bagian elektroda busi. Lantas timbul pertanyaan, apa efek yang terjadi jika memodifikasinya dengan memotong elektroda ground?
Lebih jauh mengenai dampak memodifikasi busi, ada baiknya memperhatikan penjelasan lengkap yang diberikan Diko Oktaviano, Technical Support PT NGK Busi Indonesia. Menurut Diko, proses perkembangan teknologi busi sangat dipengaruhi oleh efek quenching dimana bentuk elektroda dan fitur sangat mempengaruhi kinerja busi dalam menjalankan proses pengapian.
"Pada dasarnya bentuk elektroda busi sangat beragam sesuai dengan kebutuhannya," buka Diko.


Lalu bagaimana jadinya apabila busi standar dibentuk menyerupai busi tipe lain dengan cara melakukan pemotongan pada bagian ground elektrodanya?
Nah, sebaiknya dipikirkan dengan cermat tujuan memangkas bagian elektroda dan sebagainya. Pasalnya sesuai dengan prinsip utama teknologi busi yaitu meredam efek quenching dimana inti api diharapkan tidak cepat padam pada saat proses pengapian. Karena bentuk dari elektroda dapat menghalangi pertumbuhan inti api pada saat busi bekerja, maka modifikator memotong elektroda ground untuk mempercepat proses penyebaran api.
Untuk posisi pemangkasan elektroda, banyak posisi yang dilakukan oleh modifikator. Namun untuk saat ini fokus pada bagian elektroda ground yang dipangkas dan dibuat sejajar dengan elektroda pusat. Diharapkan pada saat terjadi percikan, munculnya api bisa lebih bebas karena tidak terhalang oleh elektroda.
Dari penjelasan di atas tujuan utama yang diharapkan dari pemotongan tersebut adalah terciptanya api yang dapat bersentuhan langsung dengan bahan bakar dan udara yang terkompresi tanpa ada hambatan, dengan kata lain dapat menekan efek quenching yang terjadi pada elektroda busi.
Potong elektroda busi standar
Pertanyaan berikutnya, apakah benar bahwa dengan memotong bagian ground elektroda tersebut dapat mempengaruhi kinerja busi?
Soal ini Diko memaparkan. Agak tujuan akselerasi kendaraan terasa meningkat, yang perlu diperhatikan adalah elektroda yang dipotong. Elektroda yang dipotong, posisi awal terbentuknya api mengalami pergeseran menuju sisi kiri sehingga api menjadi lebih cepat membesar. Hal ini akan berpengaruh pada api yang membesar tersebut dikarenakan efek quenching yang terjadi lebih sedikit diterima oleh masing-masing elektroda. Sehingga spontanitas akselerasi kendaraan akan terasa mengalami peningkatan akibat perubahan tersebut.


Namun ini menimbulkan dampak tingkat keausan menjadi tidak merata. Hal ini karena terdapat pergeseran titik pengapian, maka percikan listrik yang diterima juga akan mengalami pergeseran. Hal ini mengakibatkan elektroda yang menerima percikan listrik tidak fokus dan menyebabkan keausan pada kedua elektroda menjadi tidak merata, sehingga potensi untuk terjadinya penumpukan karbon menjadi lebih cepat yang akan menyebabkan potensi umur pakai busi menjadi tidak bisa diprediksi kerusakannya.
Selain itu busi standar adalah berbahan nickel yang artinya akan lebih cepat terjadi keausan dibandingkan dengan bahan logam mulia.
"Jadi dapat disimpulkan, bahwa setiap modifikasi yang dilakukan pada busi standar akan menimbulkan sisi positif dan negatif. Dalam kasus ini busi akan lebih cepat mengalami keausan dikarenakan bahan standar adalah jenis nickel. Jika ingin mendapatkan efek dari pengapian yang lebih baik, kami sarankan pengguna dapat mengganti busi standarnya dengan busi berbahan logam mulia yaitu G-Power atau Iridium IX," terang Diko

Share this article :

0 komentar:

Posting Komentar